PENABULU-OXFAM DAN ARM HA-IPB JAJAKI INISIATIF FUNDRAISING UNTUK KEMANUSIAAN
Yayasan Penabulu-Oxfam berkunjung ke markas Aksi Relawan Mandiri Himpunan Alumni IPB (ARM HA-IPB) di Bogor, Sabtu (22/8), untuk berdiskusi tentang ide penggalangan dana melalui pemanfaatan barang-barang bekas layak pakai untuk menarik donasi publik secara kreatif.
Yayasan Penabulu-Oxfam adalah salah satu organisasi sumber daya masyarakat madani atau CSRO (Civil Society Resource Organization) yang kini berproses menjadi afiliasi resmi dari konfederasi global Oxfam International.
Tim Penabulu-Oxfam diwakili oleh Head of Fundraising-nya, Kartika Pamungkas, didampingi praktisi bidang filantropi, penggalangan dana, CSR, dan CSO, Hamid Abidin. Mereka disambut langsung oleh fungsionaris ARM HA-IPB yang dipimpin oleh Ketua Umum Ir. Ahmad Husein, M. Si., Sekretaris Jenderal Ir. Agus Rusli, MM, Ketua Bidang Manajemen Relawan Ir. Agus Susilo JP, beserta jajaran pengurus lainnya.
Dalam pemaparannya, Kartika menjelaskan Prakarsa “Dari Tumpukan Menjadi Tumpuan” Penabulu Shop yang mengajak publik membentuk cara pandang baru tentang barang bekas. Kini, orang melihat barang bekas dalam konsep yang lebih berdaya seperti Thrifting (menemukan barang unik dengan harga yang lebih terjangkau), Pre-loved (memberikan kesempatan kedua pada barang yang masih layak), dan Circular Living (menggunakan kembali dan memperpanjang usia barang).
Penabulu-Oxfam menyusun konsep pengumpulan barang layak pakai yang dikurasi dan divaluasi untuk dijual kembali dengan harga layak, serta memanfaatkan hasil penjualannya untuk membiayai kegiatan-kegiatan atau program-program kemanusiaan yang berdampak terhadap kehidupan manusia.
Diskusi berlangsung menarik dan ARM HA-IPB menyambut positif ide ini. Kedua belah pihak sepakat akan bertemu lagi untuk memperdalam dan mematangkan konsep tersebut untuk dapat dilaksanakan sebagai salah satu program ARM HA-IPB.
ARM HA-IPB
Bermartabat Menebar Manfaat