FATHIA DAN BUKU UNTUK PARA SAHABATNYA DI NTT
FATHIA DAN BUKU UNTUK PARA SAHABATNYA DI NTT
Pagi ini, Sabtu (5/9), gadis belia Fathia Putri Purbosari datang ke markas ARM HA-IPB dengan sedikit malu-malu. Usianya baru 16 tahun, siswi kelas 9 Islamic Homeschooling Thoriqul Izzah. Fathia datang bersama ibundanya.
Di tangannya, ia membawa lima buku cerita seri “Halo Balita” untuk anak-anak penyintas gempa bumi di NTT. Dari sang ibu, ia mendengar cerita kabar anak-anak yang masih tinggal di pengungsian akibat gempa, 15 Agustus silam. Tentang hari-hari para muda belia yang penuh keterbatasan. Tentang mereka yang juga membutuhkan bacaan dan mainan untuk menghibur diri.
Hati Fathia tersentuh. “Aku ingin berbagi dengan kawan-kawanku di NTT,” katanya.
Lima buku mungkin bukan sesuatu yang besar. Tetapi bagi seorang anak di pengungsian, sebuah buku bisa menjadi jendela untuk sejenak melupakan kesulitan. Bisa menghadirkan cerita. Bisa menghadirkan senyum. Dan mungkin, menyalakan kembali semangat untuk terus belajar.
Fathia tidak datang membawa banyak. Ia hanya membawa apa yang ia punya dan ingin ia bagikan. Dari seorang remaja berusia 16 tahun, kita kembali diingatkan: *kebaikan tidak pernah menunggu usia. Kepedulian tidak harus dimulai dari sesuatu yang besar*. Kadang, ia cukup dimulai dari lima buku dan sebuah hati yang ingin berbagi.
Anda atau putra-putri Anda juga ingin menitipkan buku-buku dan mainan untuk teman-teman mereka di NTT? Masih ada waktu hingga Minggu sore (6 September 2026) sebelum kami menutup masa pengumpulan dan mengemas semua donasi untuk dikirim ke NTT pekan depan.
Hubungi hotline ARM HA-IPB: 0811 1230 0423
ARM HA-IPB
Bermartabat Menebar Manfaat